Kadang luka itu berhenti untuk datang lagi.
Ingatannya masih ada dan terekam, kata-kata yang pernah dilontarkannya itu dan perlakuannya tiba-tiba muncul dimalam hari disaat kita sedang diam termenung, atau saat kita sedang mencoba merasa baik-baik saja.
Mungkin orang yang berbuat itu semua udah lupa, tapi berbeda kalau bagi kita, kata-katanya juga perlakuannya itu seperti berulang di kepala, yang membuat perasaan hati jadi kembali sesak tanpa alasan yang jelas.
tapi hal ini wajar ko, bukan karena kamu lemah, tapi karena kata-kata memang punya kekuatan, apalagi kalo kata-kata itu datang berulang di saat kita lagi belajar mengenal diri sendiri. Saat ingatan itu muncul, kamu ga harus selamanya ngelawan itu, cukup tarik napas pelan, dan ingatkan diri sendiri "aku sudah melewati itu".
Kamu boleh banget ngasih jeda, menulis perasaan yang lagi kamu rasain, atau sekadar mengizinkan diri kamu sendiri untuk merasa lelah hari ini, dan kalau kamu masih sering merasa terganggu oleh ingatan itu, ingat satu hal proses sembuh ga harus cepet-cepet, yang penting, kamu tidak sendirian menjalaninya.
Komentar
Posting Komentar